Archive for the Spiritual Category

MENCARI UANG

Posted in Spiritual with tags on July 24, 2015 by Slamet Sutrisno

Entah Dari mana istilah “mencari uang” itu datang. Mencari uang sering dijadikan sebagai kata pengganti untuk “bekerja”. Jadi pengertian umum dari bekerja sama dengan mencari uang. Senior saya dulu bilang, bekerja itu untuk mencari kesenangan. Kalau kata Cak Nun (M.H. Ainun Najib), dia tidak mau mencari uang, karena derajad manusia lebih tinggi dari uang, maka uanglah yang harus datang. Bahkan lebih lanjut Cak Nun mengatakan, bahwa uang yang datang hanya sebagai efek moral dari kerja yang kita lakukan.

Saya sepakat banget dengan cara berpikir Cak Nun. Saya yakin bahwa dengan melakukan hal terbaik apapun yang menjadi hajat orang banyak, uang akan mengejar kita (istilah Cak Nun).

Mungkin kita perlu bukti kecil kecilan dari teori diatas. Mari kita amati. Tentu kita sesekali pernah memberikan tips. Entah itu kepada sopir taksi, kepada OB di kantor, kepada room-boy di hotel. Kepada siapakah kita memberikan tips lebih banyak? Ya, kepada siapa saja…., yang jelas biasanya kepada mereka yang memberikan layanan terbaik kepada kita.

Kalau sudah tahu begitu mengapa kita selalu mengejar uang. Bukankah lebih baik kita lakukan yang terbaik, apapun posisi kita.

Jadi pedagang ya pedagang yang baik. Timbangan dan ukuran harus bener. Keramah tamahan dan layanan kepada pelanggan kita tampilkan sebaik-baiknya. Ambillah keuntungan seminimal mungkin, jangan bikin kapok pembeli.

Jadi pegawai ya pegawai yang baik. Selesaikan tugas-tugas lebih awal, sehingga kesalahan-kesalahan yang ada masih ada waktu untuk memperbaiki. Tidak datang telat dan pulang cepat, tidak sering menghilang (ternyata tidak perlu menjadi orang sakti untuk bisa menghilang).

Ingatlah….sebaik-baik manusia adalah yang paling berguna bagi orang lain. Bukan orang yang uangnya banyak. Tapi telitilah……orang yang banyak memberi manfaat bagi orang lain….ternyata mereka tercatat sebagai orang-orang kaya tingkat dunia…. Salam.

Selamat tinggal 2014

Posted in Spiritual with tags on December 24, 2014 by Slamet Sutrisno

Tahun 2014 hampir berakhir.

Kesuksesan banyak terukir, demikian pula tidak sedikit kegagalan yang tak terelakkan.

Namun semuanya akan mendewasakan kita. Bahkan kegagalan menjadikan kita semakin waspada untuk melangkah ke depan. Ada satu kiriman dari seorang sahabat kata-kata bijak ” Jika salah perbaiki, Jika gagal coba lagi, Tapi jika kamu menyerah….semuanya selesai.

Ya, tidak masalah kita jatuh enam kali, asal kita masih sanggup bangun tujuh kali.

Selamat datang 2015.