Archive for the Kesehatan Category

Memanaskan Mesin Mobil

Posted in Kesehatan with tags on November 20, 2013 by Slamet Sutrisno

Bagi sebagian orang, memanaskan mesin mobil di pagi hari barangkali menjadi bagian dari kegiatannya sehari-hari. Memang ada semacam sugesti tersendiri, bahwa mesin mobil yang telah dipanaskan beberapa saat lamanya, ketika dipakai untuk jalan terasa lebih nyaman.

Di kos-kosan saya di Jakarta, ada beberapa orang penghuninya yang membawa mobil. Kurang lebih ada delapan mobil yang parkir, baik yang berada di halaman, maupun di dalam garasi yang menyatu dengan ruang kerja pengurus kost, sekaligus berhadapan dengan kamar para penghuni.
DSC00591
Selama hampir dua bulan tinggal disini, saya perhatikan sebagian pemilik mobil punya kebiasaan memanaskan mesin mobilnya, tidak peduli parkirnya di halaman atau di dalam garasi. Setiap kali saya lewat pintu garasi yang sekaligus pintu akses keluar masuk kos kosan, kalau ada mobil yang menyala mesinnya saya menahan nafas sambil menutup hidung untuk menghindari masuknya sisa pembakaran yang terkonsentrasi di ruangan tersebut.

Selain itu, apa yang saya lakukan?
Paling banter memberitahu pada pengurus kos kosan, bahwa memanaskan mesin mobil dalam ruangan yang terbatas sangatlah besar bahayanya. Apakah hal ini disampaikan pada pemilik mobil? Hanya Tuhan yang tahu. Lalu mengapa saya tidak langsung saja memberitahu pemilik mobil. Wah entar saya di bilang….syirik lu. Wah bisa sakit hati.

Jadi, saya hanya menunggu mereka-mereka menyadari kekeliruan yang mereka lakukan. Tapi….kata lagu……menunggu itu menjemukaaaannn.

Advertisements

Syarat Calon Pendonor Darah

Posted in Kesehatan with tags , , , on September 6, 2010 by Slamet Sutrisno

Bagi temen-temen yang belum pernah mengikuti kegiatan donor darah, mungkin belum mengetahui syarat-syarat dasar bila ingin mencalonkan diri sebagai anggota donor darah. Demikian juga ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar niat baik untuk menjadi pendonor tidak justru membahayakan diri sendiri maupun orang lain yang akan menerima sumbangan darah kita. Dari informasi yang dapat dibaca dari brosur-brosur yang dikeluarkan oleh PMI, syarat – syarat bagi calon pendonor darah adalah sebagai berikut:

  1. Berbadan sehat
  2. Berusia 17 – 65 tahun
  3.  Berat badan >= 45 kg
  4. Tidak sedang menderita penyakit
  5.  Khusus wanita : tidak sedang hamil, menyusui dan menstruasi
  6. Jarak waktu donor minimal 2.5 bulan dari waktu donor sebelumnya
  7. Tekanan darah normal
  8. Hb cukup.

Berat badan minimal 45 kg, mungkin kalau kurang dari 45 kg dari volume darah secara total tidak memungkinkan untuk diambil sampai dengan 250 atau 300 cc.

Batasan usia, usia sampai dengan 17 tahun adalah usia pertumbuhan yang sebaiknya tidak diganggu oleh aktifitas yang dapat mempengaruhi pertumbuhan itu sendiri. Sedangkan setelah usia 65 kondisi fisik pada umumnya sudah mulai menurun. Sudah pasti, meskipun usia belum 65 tahun, kalu kondisinya tidak memungkinkan tentu dokter tidak akan mengijinkan seseorang untuk melakukan donor darah.

Tidak sedang menderita penyakit, artinya tidak sedang sakit atau tidak fit. Kalau sedang menderita penyakit sudah jelas akan menular kepada yang menerima transfusi darah. Ketika sedang kelelahan, kurang istirahat atau kurang tidur sebaiknya tidak mengikuti kegiatan donor darah. Pengambilan darah dapat menyebabkan penurunan denyut jantung & penurunan tekanan darah. Bila badan sedang tidak dalam kondisi prima, maka dapat berakibat kurang baik, bahkan bisa sampai pingsan.

Khusus wanita : tidak sedang hamil, menyusui dan menstruasi. Dalam kondisi ini, kaum hawa sedang dalam kondisi yang tidak stabil dan juga sedang mengemban tugas yang berat.

Jarak waktu donor minimal 2.5 bulan dari waktu donor sebelumnya. Meskipun volume darah pasca pengambilan darah akan pulih dalam waktu 24 jam, namun unsur-unsur darah baru akan mencapai kondisi optimum dalam jangka waktu kurang lebih 2,5 bulan.

Tekanan darah normal: Tekanan darah normal ádalah salah satu indikasi bahwa kondisi tubuh kita dalam keadaan baik. Jangan main akal-akalan, misalnya dengan naik turun tangga agar ketika di tensi tekanan darahnya normal, padahal sebenarnya tekanan darahnya rendah. Ini dapat membahayakan diri sendiri.

Hb cukup. Hb cukup, diuji dengan memasukkan sampel darah kita kedalam sejenis cairan, maka tetesan darah tersebut harus tenggelam. Bila sampel darah tersebut ‘terapung’ artinya Hb dalam sel darah merah/ eritrosit hanya mampu untuk mengikat sedikit oksigen.

Selama pegambilan darah : Sampaikan kepada petugas, bila Anda merasa nyeri pada saat pengambilan darah. Waspada sampai 8 jam setelah pengambilan darah :

  1. Khusus 1 jam pertama, waspada terhadap kemungkinan pingsan
  2. Minumlah yang untuk pengganti cairan yang hilang
  3. Makan secukupnya
  4. Hindari kegitan berat
  5. Hindari alkohol

Bila Anda merasa tidak enak badan setelah pengambilan darah:

  1. Istirahat dan berbaring
  2. Longgarkan pakaian
  3. Tenangkan diri Anda

Untuk mencegah reaksi negatif setelah melakukan donor darah, sebelum donor Anda harus :

  1. Cukup minum
  2. Makan sebelum donor
  3. Istirahat cukup.

Himbauan dari PMI : Para donor darah yang terhormat, Hari ini Saudara telah menyumbang darah, sebagian dari milik Saudara yang berharga. Mereka yang tertolong dengan sumbangan darah tersebut, bahkan yang diselamatkan jiwanya tidak dapat berterima kasih secara langsung, tapi Tuhan Maha Tahu, semoga amal baik Saudara dibalas-Nya. Kami harapkan kesediaan Saudara untuk menjadi donor secara teratur, dan ajaklah keluarga, teman atau siapapun menjadi donor darah sukarela.

PMI – Unit Transfusi Darah

Donor darah, masih takuuuuut ???

Manfaat Donor Darah Bagi pelakunya

Posted in Kesehatan with tags , , , on September 6, 2010 by Slamet Sutrisno

Banyak pendapat di kalangan  masyarakat yang menganggap donor darah bisa menurunkan daya tahan tubuh dan merugikan kesehatan. Hal ini sepintas memang ada benarnya. Hal ini dirasakan oleh sebagian pendonor sesaat setelah pengambilan darah. Badan agak lesu dalam beberapa jam pertama, atau bahkan untuk sebagian orang bias berlangsung hingga dua atau tiga hari. Hal ini memang benar, karena pasca pengambilan darah akan terjadi penurunan  denyut jantung & penurunan tekanan darah. Berarti nutrisi dan oksigen yang diangkut oleh darah ke seluruh tubuh jumlahnya juga menurun.  Inilah yang menyebabkan seseorang jadi merasa tidak fit. Hal ini adalah reaksi normal terhadap pengambilan darah dan akan berlangsung sementara.

Dari sisi kemanusian, pendonor bisa membantu nyawa seseorang yang membutuhkannya. Dengan kegiatan donor darah, maka PMI memiliki stok darah yang cukup dengan identifikasi yang jelas, sehingga ketika seseorang membutuhkannya, tidak diperlukan waktu yang terlalu lama untuk persiapannya.

Keuntungan bagi pendonor:

  1. Pendonor akan dicek gratis golongan darah, tekanan darah, Hb, berat badan, bahkan kalo ternyata darah kita mengandung penyakit, beberapa hari kemudian PMI akan mengirim surat pemberitahuan.
  2. Selain dapat mengetahui golongan dan kualitas darah dalam tubuh, si pendonor juga bisa terhindar dari penyakit jantung. Hal ini karena dengan rutin mendonorkan darah, maka kekentalan darah seseorang akan cukup rendah, sehingga jantung tidak perlu kerja keras untuk memompanya keseluruh tubuh.
  3. Selain memperingan kerja jantung, darah yang cukup encer juga mengurangi kemungkinan terjadinya penyumbatan pembuluh darah
  4. Darah yang tidak kental menjadikan sirkulasi darah sangat baik  sehingga akan meningkatkan metabolisme dan merevitalisasi tubuh
  5. Dengan mendonorkan antara 250 sampai dengan 300cc darah per pengambilan (biasanya tiga bulan), maka pabrik darah merah (sumsum tulang belakang)  akan terjaga  untuk tetap aktif berproduksi. Bahkan bila suatu saat seorang pendonor harus kehilangan darahnya karena suatu sebab, maka pabrik darahnya akan cepat berproduksi karena tugas dadakan seperti itu sudah sering dilakukannya.
  6. Mengurangi kelebihan zat besi dalam tubuh.  Kelebihan zat besi dalam  berbahaya buat jantung

Belum lagi kalau dikaitkan dengan hal-hal yang bersifat psikologis maupun spiritual antara lain:

  1.  Kegembiraan yang diperoleh dari pendonor karena merasa dapat berbuat kebaikan bagi sesame. Untuk diketahui, bahwa kegembiraan sangat bermanfaat bagi kesehatan
  2. Keuntungan dari aura yang dipancarkan oleh teman-teman sesame pendonor. Aura positif dipancarkan oleh orang-orang yang berbuat amal kebajikan. Hal ini berpengaruh baik bagi jiwa dan raga kita
  3.  Sebagai umat beragama maupun tidak beragama, semuanya yakin bahwa dengan melakukan amal kebajikan kita akan memperoleh balasan yang baik pula.

Nah kawan, tunggu apa lagi???